Kasus 2 pemain Ac Milan : Terhadap jersey no 33 pemain Lazio

Dua pemain Ac Milan, Franck Kessie dan Tiemoue Bakayoko, hampir mendapatkan sanksi larangan bermain ketika mereka melakukan sesuatu yang melanggar aturan. Namun untungnya kedua pemain itu masih lolos dari sanksi larangan bermain.

Kasus ini di urus oleh Jaksa Federasi sepak bola Italia (FIGC) Giueseppe Pecorare telah menutup penyelidikan atas kasus yang dilakukan 2 pemain AC Milan, Franck Kessie dan Tiemoue Bakayoko.

Apa yang dilakukan kedua pemain tersebut ?

Seperti judulnya kedua pemain AC Milan Franck Kessie dan Tiemoue Bakayoko melakukan sesuatu pada Jersey pemain Lazio yang bernomor 33. Franck Kessie dan Tiemoue Bakayoko mempertontonkan jersey pemain Lazio bernomor 33 tersebut.

Pada pertandingan Ac Milan vs Lazio kemenangan 1-0 untuk AC Milan atas Lazio, pemain Lazio yang bernomor 33 adalah Francesco Acerbi. Aksi mempertontonkan jersey Acerbi itu merupakan tindakan yang tidak sportif dan memicu konflik.

Kasus ini sampai diselidiki, oleh Komisi disiplin ?

Tindakan yang dilakukan Kessie dan Bakoyoko mendapatkan kritikan, Komisi Disiplin melakukan tindakan dengan penyelidikan atas tindakan yang dilakukan Kessie dan Bakayoko dan kedua pemain ini akankah diberikan sanksi atas tindakannya.

Namun President Persatuan Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriel Gravina menyakinkan bahwa tindakan yang dilakukan kedua pemain AC Milan itu, merupakan tindakan yang tak berlaku baik dan dapat mencemarkan nama baik sepak bola dunia.

Akhir dari kasus ini ?

Kasus ini akhirnya telah selesai, kasus kedua pemain AC Milan ini akhirnya ditutup oleh Persatuan Sepak Bola Italia (FIGC), namun dengan berakhirnya kasus ini belum dapat membuat pemain AC Milan Kessie dan Bakayoko dapat bersantai.

Penyebab Bakayoko dan Kessie marah dan melakukan tindakan, tak sopan itu ?

Penyebab Bakayoko dan Kessie melakukan tindakan itu dikarenakan Bakayoko membaca postingan yang dituliskan pemain Lazio bernama Acerbi isi tulisan dalam pada postingan itu membuat pemain AC Milan Bakayoko marah dan menantikan pertandingan Lazio dan AC Milan.

Isi dari Postingan Acerbi “Kami mungkin tidak konsisten. Tapi kami ke San siro untuk menang. Kami punya tim yang lebih baik, antar individu, dibandingkan AC Milan bahkan tidak ada bandingannya. Postingan itulah yang membuat Kessie dan Bakayoko melakukan tindakan tidak terpuji itu.

Bakayoko meminta maaf pada Acerbi, pada postingannya ?

Acerbi melakukan postingan lainnya, Acerbi berkata “Aku kecewa karena aku bertukar seragam untuk mengakhir masalah ini. Memelihara kebencian bukanlah olahraga, tapi sebuah simbol kelemahan. Postingan Acerbi lewat akun instagramnya @francescoacerbi88.

Bakayoko menganggapi postingan Acerbi tersebut dan meminta maaf, Bakayoko berkata “Gesturku itu cuman bercanda. Ini cuman permainan. Aku tak bermaksud melecehkan siapapun. Aku minta maaf pada temanku @francescoacerbi88 jika dia merasa tersinggung”

Kessie juga melakukan tindakan permintaan maaf, Kessie “Permohonan terdalamku untuk Acerbi. Respek untuk semuanya”.

Itulah kasus yang terjadi antara pemain AC Milan, Franck Kessie dan Tiemoue Bakayoko atas tindakan pelecehan nama baik Francesco Acerbi. yang akhirnya telah selesai dan pemain AC Milan juga telah melakukan permintaan maaf kepada Acerbi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *