Suami Menjual Istrinya Karena Kalah Bermain Poker

Sebuah kejadian yang sangat mengenaskan menampa seorang istri dikarenakan sang suami tega menjual istrinya. Dikarenakan kalah bermain di situs poker online uang asli. Kejadiin ini terjadi disebuah kota di palembang, karena mengalami kekalahan yang sangat sangat besar. Seorang pria tanpa ragu menjual istrinya untuk melunasi utangnya. 

Pria tersebut mengalami kekalahan dari game poker uang asli dan game kartu blackjack mencapai 10 juta rupiah dan karena tidak sanggup untuk membayarnya. ia menjual istrinya kepada lawannya bermainnya.  Lawannya telah setujuh dengan tawaran yang diberikan sang pelaku kepadanya untuk menerima istri pelaku.

Karena lawan mainnya dapat memperlakukan pelaku seperti pasangan suami istri pada umumnya. Pelaku mengatakan kepada lawanmainnya bahwa istri sang pelaku di izinkan untuk berhubungan badan dengan lawannya. Pelaku memberikan jangka waktu 1 bulan untuk lawannya dapat memperlakukan istri tersangka seperti pasangan suami istri.

Suami Menjual Istrinya Karena Kalah Bermain Poker

Namun baru saja berjalan 3 hari kasus ini telah terdektesi oleh pihak kepolisian, karena istri dari lawan mengadukan kepada pihak kepolisian. Karena laporan itu kasus ini langsung diperiksa oleh pihak kepolisian dan ditindak lanjuti.

Sebelumnya tersangka masih menyangkal kasus ini dan tidak mengakui perbuatan yang ia lakukan dan terus berusaha menipu pihak kepolisian. Namun banyaknya saksi mata yang memberikan kesaksian terhadap kasus ini.

Hingga akhirnya pelaku mengakui kesalahnya dan meminta maaf kepada sang istri. Pelaku dijerat hukuman 10 tahun penjara dengan sanksi Hak asasi manusia dan ancaman pembunuhan dan menerima hukuman penajara.

Pihak kepolisisan memberikan hukuman 10 tahun penjara dikarenakan pelaku tidak hanya menjual istrinya kepada suami orang lain tetapi ia juga mengancam sang istri. Ancaman yang diberikan pelaku kepada sang istri.

Ancaman yang diberikan kepada sang istri bukan sekedar ancamanan biasa, ia mengancam akan membunuh istri dan anaknya yang masih berusia 3 tahun. Jika ketahuan melaporkan kasus ini kepada kepolisian setempat.

Ancaman itulah yang membuat istrinya tidak berani mengungkapkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Dengan adanya kasus ini pihak kepolisian telah berkerja sama dengan seluruh masyarakat untuk melaporkan jika terjadi kasus yang serupa.

HAM ikut ambil bagian dalam mengatasi kasus ini dengan membantu pihak kepolisian mencari kasus yang serupa dari berbagai daerah dipalembang. Sang istri saat ini sedang dirawat di sebuah rumah sakit di kota palembang.

Ia mengalami syok yang mengakibatkan mentalnya goyang dan ia merasa takut untuk berintraksi kepada orang lain disekitarnya. Rasa trauma yang dialaminya membuatnya tidak mengizinkan anaknya disentuh oleh siapapun.

Semoga kesehatan mental dari sang istri bisa membaik dan bisa menceritakan tentang kasus ini lebih detail agar polisi bisa menindak lanjuti kasus yang dilakukan suaminya yang gemar bermain di agen poker online.